Pediatric Assessment Triangle (PAT) atau Segitiga Asesmen Gawat Anak (SAGA)
Appearance:
| Tonus | - Aktif / menolak pemeriksaan dengan adekuat? - Tonus otot baik atau lumpuh? |
| Interaksi | - Sadar / respon terhadap suara? - Kesan malas berinteraksi? |
| Kenyamanan | - Dapat ditenangkan? - Sulit ditenangkan, tampak agitasi meskipun dilakukan pendekatan yang lembut? |
| Pandangan | - Dapat memfokuskan pandangan pada wajah
pemeriksa atau pengasuh? - Pandangan anak kosong? |
| Kekuatan bicara/ menangis | - Apakah anak berbicara atau menangis dengan kuat, lemah atau parau? |
Breathing:
| Suara napas tambahan | - Mengorok, parau, stridok, merintih, atau mengi? |
| Posisi tubuh abnormal | - Sniffing, tripoding, menolak berbaring? |
| Retraksi | - Supraklavikula, interkostal, substernal, head bobbing |
| NCH | - Napas cuping hidung |
Circulation:
| Pucat | - Kulit atau mukosa tampak kurang merah karena penurunan aliran darah ke daerah tersebut |
| Mottling | - Kulit bercak kebiruan akibat vasokonstriksi |
| Sianosis | - Kulit dan mukosa biru |
Kesimpulan:
| Appearance | Breathing | Circulation | Problem |
| N | N | N | Stabil |
| N | XXX | N | Gangguan napas |
| XXX | XXX | N / XXX | Gagal napas |
| N / XXX | N | XXX | Syok |
| N / XXX | N | N | Gangguan Metabolik/ SSP |
| XXX | XXX | XXX | Gagal Jantung-Paru |
SADEWA SCORE
PRIMARY SURVEY (ABCDE)
Airway
Look (chest movement), Listen (stridor), Feel (Expiration air), apakah?
Jalan napas bebas
Jalan napas masih dapat dipertahankan
Jalan napas harus dipertahankan dengan intubasi
Obstruksi total jalan napas
Jalan napas masih dapat dipertahankan
Jalan napas harus dipertahankan dengan intubasi
Obstruksi total jalan napas
Breathing
Gagal napas = Semua usia > 60 bpm
Bradiupnua = Usia < 6 tahun dengan RR < 20 bpm atau Usia > 15 tahun dengan RR < 15 bpm
Auskutasi:
--

Circulation
HR: Pertimbangkan comfounding factor paa hasil abnormal
Perfusi: CRT, GCS, Urin
Tekanan sistolik minimal = 70 + 2 x umur (dalam tahun). NB: Ukuran lebar manset yang benar adalah dua pertiga panjang lengan atas.
Disability
AVPUExposure:
Jaga kehangatan
Cek ruam kulit
Stable SVT
ERC 2021: PBLS / Foreign Body / PALS
PBLS:
| Consiousness |
|
| Airway | OPA / NPA , Head tilt-Chin Lift, Jaw-thrust (pada trauma), Airway Obstruction |
| Breathing | 1 orang = 30:2 2 orang = 15:2 |
| Circulation | Titik kompresi: Bayi = 1 jari di bawah garis imajiner intermamae. Anak = Pertengahan bawah sternum Kedalaman: Bayi = 1/3 diameter (4 cm) anteroposterior rongga toraks Anak = 5 cm Frekuensi: 100-120 kali/menit |
PALS
Algoritme Asistol / PEA
Algoritme Shockable ritme (Pulseless VT / VF)
Stable SVT
Bradikardi
Kondisi penurunan frekuensi denyut jantung. Dapat dijumpai pada keadaan reflek vagal setelah suction, pasien dengan tekanan intrakranial (TIK) yang meningkat, respon akhir dari iskemia dan hipoksia. Tatalaksana bradikardia:
- Mempertahankan jalan napas, pemberian napas, dan sirkulasi
- Berikan oksigen, pasang monitor EKG/defibrilator dan akses vaskuler
Lakukan penilaian ulang terhadap kondisi pasien apakah masih ada gangguan kardiopulmonal.
Jika bradikardia menetap atau respons hanya sementara, berikan epinefrin IV 0,01 mg/kg (0,1 ml/kg larutan 1 : 10.000) atau jika tidak terdapat akses vena, berikan secara endotrakeal 0,1 mg/kg (0,1 mg/kg larutan 1 : 1.000)
Tatalaksana reversible cause (5H4T), yaitu:
Hipovolemia
Hipoksia
Hipo-Hiperkalemia
Hipoglikemia
Hipotermia
Toksin
Tamponade Jantung
Tension Pneumothoraks
Trombosis Paru.
ERC 2021: PBLS / Foreign Body / PALS











