PNPK 2025 - ISK

DEFINISI
Infeksi saluran kemih adalah adanya bakteri atau mikroorganisme patogen lain dalam urin atau  jaringan genitourinari yang pada kondisi normal steril. Patogen non bakterial yang dapat menimbulkan ISK adalah fungi, virus dan parasit.


ISTILAH-ISTILAH

Istilah Definisi
ISK
nonkomplikata
Bersifat akut, sporadik atau berulang (bagian bawah) (sistitis nonkomplikata) dan/atau pielonefritis (bagian) atas (tidak rumit), terbatas pada wanita tidak hamil, tanpa adanya kelainan anatomi dan fungsional yang diketahui dan relevan dengan saluran kemih dengan fungsi ginjal normal dan sistem imun yang kompeten atau komorbiditas.
ISK
komplikata
Semua ISK yang tidak termasuk dalam definisi nonkomplikata. Dalam arti yang lebih sempit, ISK pada pasien dengan kemungkinan peningkatan keadaan klinis yang rumit: yaitu semua pria, wanita hamil, anak, pasien dengan kelainan anatomis atau fungsional yang relevan pada saluran kemih, pemasangan kateter menetap, penyakit ginjal, termasuk penurunan fungsi ginjal dan/atau adanya penyakit penyerta lainnya yang melemahkan daya tahan tubuh, seperti diabetes, sepsis; serta kegagalan respon setelah terapi antibiotika selama 48 jam.





ISK
Rekuren
Pada dewasa:
Terjadinya > 1 infeksi dalam waktu 6 bulan, atau > 2 infeksi dalam waktu 12 bulan (dibuktikan dengan kultur urin positif)


Pada anak:
a. ≥ 2 episode pielonefritis akut, atau
b. 1 episode pielonefritis akut/ISK atas + ≥ 1 episode sistitis akut/ISK bawah, atau
c. ≥ 3 episode sistitis akut/ISK bawah

Rekuren bisa reinfeksi atau relaps.

Reinfeksi = infeksi berulang setelah infeksi sebelumnya dapat diatasi, dan disebabkan oleh bakteri atau mikroba yang berbeda.

Relaps = bila organisme penyebab infeksi tetap bertahan di traktus urinarius walaupun sudah mendapat terapi antimikrobia atau infeksi berulang oleh mikroba yang sama setelah terapi.

Infeksi persisten = bila terapi yang diberikan gagal oleh karena adanya akumulasi bakteri di tempat yang sulit dicapai oleh antibiotik (biofilm, infeksi karena batu, divertikula uretra, dan kelenjar parauretra yang terinfeksi)
ISK
terkait Kateter
Infeksi saluran kemih berhubungan dengan kateter (CA-UTI) merujuk pada ISK yang terjadi pada orang yang saluran kemihnya saat ini dipasang kateter, atau telah dipasang kateter dalam 48 jam terakhir
Urosepsis Urosepsis didefinisikan sebagai keadaan yang mengancam fungsi organ dan jiwa yang disebabkan oleh respon host yang tidak sewajarnya terhadap infeksi yang berasal dari saluran kemih dan/atau organ genital pria


TERAPI

Asimtomatik bakteriuria:

Wanita hamil:
- Amoxicillin 3x500 (7 hari) atau Amoxiclav 3x500 mg atau 2x875 mg (7 hari)
- Cefixim 1x400 mg (7 hari)

Sistitis akut nonkomplikata:

Wanita tidak hamil:
- Amoxicillin 3x500 (7 hari) atau Amoxiclav 3x500 mg atau 2x875 mg (7 hari)
- Cefixim 1x400 mg (7 hari)

Wanita hamil:
- Amoxicillin 3x500 (3 hari) atau Amoxiclav 3x500 mg atau 2x875 mg (3 hari)
- Cefixim 1x400 mg (3 hari)

Laki-laki:
- TMP-SMX 2x160-800 mg (3 hari)
- Ciprofloxacin 2x250 mg (3 hari) atau 1x500 mg (3 hari)
- Levofloxacin 1x250-500 mg (3 hari)

Pielonefritis nonkomplikata

Orang umum:
- Ciprofloxacin 2x500 mg 1x1000 mg (7 hari)
- Levofloxacin 1x750 mg (5 hari)
- Amoxicillin 3x500 mg (14 hari) atau Amoxiclav 2x500-875 mg (14 hari)
- Cefixime 1x400 mg (14 hari)

Wanita hamil:
- Amoxicillin 3x500 mg (14 hari) atau Amoxiclav 2x500-875 mg (14 hari)
- Cefixim 1x400 mg (14 hari)

Indikasi rawat inap pasien dengan pielonefritis akut:
1) Kegagalan mempertahankan hidrasi normal atau toleransi terhadap antibiotik oral
2) Pasien sakit berat atau debilitasi
3) Terapi antibiotic oral selama rawat jalan mengalami kegagalan
4) Diperlukan investigasi lanjutan
5) Faktor predisposisi untuk ISK Komplikata
6) Komorbiditas seperti kehamilan, diabetes melitus, usia lanjut

Pasien yang membutuhkan hospitalisasi, bisa diberikan pengobatan intravenous (IV):
Pasien umum:
IV. Ceftriaxon 1-2 g/24 jam
IV. Cefotaxime 1 g/8 jam
IV. Ciprofloxacin 400 mg/12 jam (7 hari)
IV. Levofloxacin 750 mg/24 jam (5 hari)
IV. Meropenem IV 500 mg/6 jam

Khusus Pria:
IV. Ciprofloxacin 400 mg/12 jam (7 hari)
IV. Levofloxacin 750 mg/24 jam (5 hari)

Uretritis:

Urethritis GO (semuanya single dose)
IM. Ceftriaxone 1 gram IM
Cefixime 400 mg
Ciprofloxacin 500 mg
Ofloxacin 400 mg

ditambah Salah satu AB (karena sering keterlibatan Clamidia):
Azitromisin, 1000-1500 mg oral (single dose)
Doxycycline 2x100 mg (7 hari)
Erithromisin 4x500 mg (7 hari)
Ofloxacin 2x200 mg (7 hari)

Urethritis non-GO (Chlamydia Trachomatis):
Azitromisin 1000 mg (single dose)
Doxycicline 2x100mg (7 hari)

Wanita hamil: Azitromisin

Halaman 63...