PNPK 2021 - Heart Failure
DEFINISI
Heart failure adalah abnormalitas dari struktur
jantung atau fungsi yang menyebabkan kegagalan dari jantung untuk
mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh
DIAGNOSIS
| MANIFSTASI KLINIS | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Gejala tipikal: - Sesak nafas - Ortopneu - Paroxysmal Nocturnal Dyspneu - Toleransi aktifitas yang berkurang - Cepat lelah - Bengkak pada ekstremitas inferior Kurang tipical: - Batuk di malam hari / dini hari - Mengi - Berat badan bertambah ≥ 2 kg/minggu - Berat badan turun (gagal jantung stadium lanjut) - Kembung / begah, cepat kenyang - Nafsu makan menurun - Perasaan bingung (terutama pasien usia lanjut) - Depresi - Berdebar - Pingsan Tanda spesifik: - Peningkatan JVP -Refluks hepatojugular - Suara jantung S3 (gallop) - Apex jantung bergeser ke lateral Kurang spesifik: - Edema perifer - Krepitasi pulmonal - Suara pekak di basal paru pada saat perkusi - Takikardia - Nadi ireguler - Nafas cepat - Hepatomegali - Asites - Kaheksia |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| EKG | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| RONTGEN THORAX | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ECHO | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
TATALAKSANA
| Obat | Indikasi |
| ACE-I | - FE LV ≤ 40 %, +/- tanda dan gejala - FE LV > 40 % + tanda dan gejala |
| ARB | - FE LV < 40 % - Sebagai pilihan alternatif pada pasien dengan gejala ringan sampai berat (FC NYHA II - IV) yang intoleran pada ACE-I. |
| B-blocker | - FE LV ≤ 40 %, +/- tanda dan gejala - FE LV > 40 % + tanda dan gejala - ACE-I/ARB sudah diberikan - Gejala ringan sampai berat (FC NYHA II - IV) - Pasien stabil secara klinis (tidak ada perubahan dosis diuretik, tidak ada kebutuhan inotropik i.v. dan tidak ada tanda retensi cairan berat) |
| Spironolakton | - FE LV ≤ 40 % - Gejala sedang sampai berat (FC NYHA II - IV) - Sudah dalam dan ACE-I / ARB dan penyekat β |
| ARNI | - HFrEF (EF <40%) - FC NYHA Kelas II atau III |
| Ivabradine | - HFrEF (EF <35%) - Dalam terapi B-blocker dengan dosis maksimal yang bisa ditoleransi - Irama sinus dengan nadi istirahat ≥ 70 bpm - FC NYHA Kelas II atau III |
| Hindalazin-ISDN | - Pengganti ACE-I / ARB dimana keduanya tidak dapat ditoleransi atau terdapat kontraindikas - Sebagai terapi tambahan ACE-I jika ARB atau Spironolacton tidak dapat ditoleransi - Jika gejala pasien menetap walaupun sudah diterapi dengan obat di atas |
| Digoxin | - Atrial Fibrilasi - QRS rate istirahat ≥ 80 bpm atau aktifitas ≥ 110 - 120 bpm. - Irama sinus: FE LV < 40 % Gejala ringan sampai berat (FC NYHA II-IV) Dosis optimal ACEI / ARB, penyekat β dan antagonis reseptor mineralokortikoid jika ada indikasi. |

